Seri 3 · Sumatera Selatan

Simpul Pangan Nusantara

Portal informasi pada Konferensi Ilmiah Sistem Pangan Berkelanjutan (KISPB) 2026 seri Sumatera Selatan.

28 Oktober 2026
Palembang, Sumatera Selatan

Agenda Kegiatan

Susunan acara Simpul Pangan Nusantara seri Provinsi Sumatera Selatan.

Registrasi Peserta

08.00 – 08.30 WIB

Pembukaan dan Sambutan

08.30 – 09.00 WIB
Andree Ekadinata
Andree Ekadinata
Direktur ICRAF Program Indonesia-Landscape Alliance
Alice Birnbaum
Alice Birnbaum
Head of Development Cooperation and Counsellor, Global Affairs Canada
Jarot Indarto, SP, MT, MSc, Ph.D.
Jarot Indarto, SP, MT, MSc, Ph.D.
Direktur Pangan dan Pertanian, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
Regina Ariyanti, S.T
Regina Ariyanti, S.T
Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Paparan Ilmiah Kunci

09.00 – 10.00 WIB
Dr. Sonya Dewi
Dr. Sonya Dewi
Direktur Asia-Landscape Alliance
Prof. Dr. Ir. A. Muslim, M. Agr.
Prof. Dr. Ir. A. Muslim, M. Agr.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya

Istirahat dan Makan Siang

12.00 – 13.00 WIB

Sesi Poster

12.30 – 13.30 WIB
Lihat Informasi Pemapar Poster →

Semeja Makan: Dialog Multi-pihak Pangan dan Pertanian

13.30 – 14.30 WIB
  • Menyusul — nama dan peran narasumber belum tersedia.

Penutupan, Pembacaan Ringkasan, dan Pengumuman Pemakalah & Poster Terbaik

14.30 – 15.00 WIB

Materi Presentasi

Unduh materi presentasi dari penyelenggaraan Simpul Pangan Nusantara seri Sumatera Selatan.

Sampul materi Pertanian-Hutan-Pangan: Transformasi Pangan Lokal untuk Ketahanan Gizi dan Iklim
Pertanian-Hutan-Pangan: Transformasi Pangan Lokal untuk Ketahanan Gizi dan Iklim
Sonya Dewi, Betha Lusiana, Balgies Davi Fortuna
Unduh PDF

Informasi Pemapar Makalah

Tema 1: Inovasi Tingkat Tapak, Agroforestri, dan Pertanian Cerdas Iklim

Sapphire 10.00 – 12.00 & 13.00 – 15.00 WIB PIC: TBA 14 pemapar
No Judul Nama Pemakalah Afiliasi Unduh Abstrak
1 Konversi Limbah Kulit Durian dan Kohe Ayam Menjadi Pupuk Bio-Organik DURIKAM Afifah Khairani Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia Unduh
2 Adopsi Teknologi Digital Berbasis Gawai untuk Efisiensi Budidaya dan Mitigasi Risiko pada Lahan Pasang-Surut Alif Rizki Alfasyah Universitas Sriwijaya Unduh
3 Potensi Teknologi Irigasi Pompa Air BBC Hasil Pirolisis Sampah Plastik di Desa Mulia Sari Banyuasin LISA NOPILDA, S.Si, M.Pd SMK NEGERI 1 SUAK TAPEH Unduh
4 Pencegahan Kebakaran dan Ketahanan Pangan Sumatera Selatan: Pengelolaan Air Berbasis Masyarakat dan Agroforestri Adaptif Gambut Dr. Syafrul Yunardy, S.Hut., M.E. Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan Unduh
5 Kearifan Ekologi Tradisional sebagai Inovasi Tingkat Tapak dalam Mendukung Pertanian Cerdas Iklim di Sumbawa Nurul Amri Komarudin Universitas Singaperbangsa Karawang Unduh
6 EVALUASI KESERAGAMAN DISTRIBUSI AIR IRIGASI MIKRO PADA SIMULASI PEMBIBITAN KELAPA SAWIT Muhammad Nur Awaludin Universitas Sriwijaya Unduh
7 Analisis Pelaksanaan Ketahanan Pangan dan Peran BUMDes Dalam Pengeloaan Dana Desa Di Kabupaten Muara Enim Dr. Sutinah Andaryani, S.IP., M.Si STIA & P Annisa Dwi Salfaritzi Palembang Unduh
8 Adaptasi Petani Karet terhadap Perubahan Iklim dan Peluang Agroforestri Karet untuk Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Desa Pagar Agung Eva Juniar Andika, S.Hut., M.Si Universitas Sriwijaya Unduh
9 Resiliensi Mikrohabitat Perkebunan Karet Agroforestri dan Sawit Monokultur Menghadapi El Niño 2026 Naura Nada Khalisyah Poltekkes Kemenkes Palembang Unduh
10 Pertanian Rakit Apung yang Ramah Iklim: Mengintegrasikan Crop Water Requirement (CWR) dan Life Cycle Assessment (LCA) untuk Hortikultura Berkelanjutan Nurul Izzah Aulia Universitas Sriwijaya Unduh
11 BioCircular Agroforestry System (BCAS): Model Pertanian Cerdas Iklim Berbasis Ekonomi Sirkular Sandy Andika Universitas Lampung Unduh
12 Pemuliaan Tanaman Adaptif Iklim untuk Mendukung Sistem Pangan Berkelanjutan dalam Tinjauan Literatur Roudhoh Khalimatus Zuhro, S.P. IPB University; BRMP Bengkulu Unduh
13 Penerapan Kebun Belajar Agroforestri Cerdas Iklim Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat di Sumatera Selatan Sinta Damayanti Landscape Alliance Unduh
14 Penyesuaian Pola Tanam Kebun Dapur pada Kondisi Pasang Surut dan Lahan Kering untuk mendukung Ketahanan Pangan Tingkat Rumah Tangga di Sumatera Selatan Yoga Lorensa Putra Yusa Landscape Alliance Unduh

Tema 2: Kelembagaan, Gender, Inklusi Sosial (GEDSI), dan Ekonomi Komunitas

Ruby 1 10.00 – 12.00 WIB PIC: TBA 7 pemapar
No Judul Nama Pemakalah Afiliasi Unduh Abstrak
1 Memperkuat agensi perempuan untuk sistem pangan berkelanjutan: studi kasus KWT Srikandi Desa Ganesha Mukti Era Irhamni Landscape Alliance Unduh
2 Kelembagaan WikiPangan dalam Mendorong Gender dan Inklusi Sosial M. Ferdy Sulaiman WikiPangan Sumatera Selatan Unduh
3 Model Kelembagaan Inklusif dalam Tata Kelola Lanskap Kebun–Ternak untuk Resiliensi Ekonomi Komunitas Kopi dan Karet Nurussama, S.E., M.M. Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sriwijaya Palembang Unduh
4 Pendekatan Soft Systems Methodology dalam Perancangan Transformasi Bisnis: Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Srikandi YESI LISMAWATI Landscape Alliance Unduh
5 Resiliensi Sistem Pangan Berbasis Agroforestri Kopi: Strategi Sirkular Hulu-Hilir melalui Tata Kelola Kelembagaan Pagaralam RM Anto Harprianto, S.E., S.Kom. Universitas Padjadjaran Unduh
6 Adaptive Cooperative Governance (ACG): Kerangka Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih dalam Mendukung Sistem Pangan Berkelanjutan di Indonesia Dr. DELFIAZI PUJI LESTARI, SIP, M.Si STIA & P Annisa Dwi Salfaritzi Palembang Unduh
7 Koperasi Sejahtera dan Musi Mushee: Perjalanan 12 Tahun dari Inklusi Keuangan menuju Pertanian Kota Sirkular untuk Ketahanan Pangan Komunitas Elisabet Lisa Purnamasari Koperasi Sejahtera & Koperasi Produsen Musi Mushee Indonesia Unduh

Tema 3: Diversifikasi Konsumsi, Sistem Pangan Lokal, dan Resiliensi Gizi Komunitas

Topaz 3 10.00 – 12.00 WIB PIC: TBA 6 pemapar
No Judul Nama Pemakalah Afiliasi Unduh Abstrak
1 Reformulasi Pempek Berbasis Ikan Gabus dan Tenggiri untuk Mendukung Diversifikasi Pangan Tri Nurmaseli, S.TP., M.Sc. Universitas Sriwijaya Unduh
2 Preferensi Kesukaan terhadap Pemanfaatan Tepung Porang Lokal sebagai Gelling Agent Bakso Ikan Ekor Kuning Ira Gusti Riani, S.TP., M.SI Politeknik Negeri Sriwijaya Unduh
3 Preferensi Konsumen dan Faktor–Faktor Penentu Keputusan Konsumen Membeli Beras di Pasar Macan Lindungan Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang Rizki Wahyuni, S.Pd., M.Pd Universitas Sjakhyakirti Palembang Unduh
4 RESILIENSI SISTEM GIZI PADA KELOMPOK RENTAN DALAM MENGHADAPI VARIABILITAS IKLIM DAN KRISIS PANGAN DI KOTA PRABUMULIH MASFIA HERAWATI, SKM RSUD KOTA PRABUMULIH Unduh
5 Dari Lumbung Pangan ke Ruang Kelas: Dampak Uji Coba Mulok Kemandirian Pangan di Sumatera Selatan Era Irhamni Landscape Alliance Unduh
6 Integrasi Model SECI untuk Mendukung Digitalisasi Pengetahuan Pangan Lokal pada WikiPangan Arizka Mufida WikiPangan/Landscape Alliance Unduh

Tema 4: Tata Kelola Lanskap, Pemetaan Spasial, dan Resiliensi Kebijakan

Ruby 2 10.00 – 12.00 & 13.00 – 14.30 WIB PIC: TBA 9 pemapar
No Judul Nama Pemakalah Afiliasi Unduh Abstrak
1 Efektivitas Media Permainan H2Ours Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan di Saleh-Sugihan Rendra Bayu Prasetyo Landscape Alliance Unduh
2 Adopsi Standar GPSNR pada Perkebunan Karet Rakyat di Desa Pagardewa, Muara Enim, Sumatra Selatan Wahyu Purwanto Prospect Institute Unduh
3 Tata Kelola Lanskap Ekosistem Gambut Berbasis Multiaktor: Studi Kasus Kebun Raya Sriwijaya, Sumatera Selatan Ahmad Sutanto Kebun Raya Sriwijaya BRIDA Sumsel Unduh
4 TIPOLOGI ADMINISTRATIF EVAPOTRANSPIRASI POTENSIAL DI PROVINSI SUMATERA SELATAN BERDASARKAN RINGKASAN PETA BULANAN: PENYARING SPASIAL UNTUK PERENCANAAN AIR PERTANIAN ADAPTIF IKLIM Berbie Zelika Putri, S.TP Universitas Sriwijaya Unduh
5 Pemetaan Kesesuaian Lahan dan Risiko Kebakaran Gambut untuk Padi Rawa Pasang Surut Febria Salsabillah, S.TP Universitas Sriwijaya Unduh
6 Menjaga Hutan, Memperkuat Pangan: Kontribusi RBP REDD+ GCF bagi Ketahanan Pangan Sumatera Selatan Ariyati, ST., MPA Bappeda Prov. Sumatera Selatan Unduh
7 Menjaga Lumbung Pangan: Harmonisasi Kebijakan dan Data Spasial dalam Penetapan LP2B di Kabupaten OKI Muhamad Darmawan, S.T., M.T. Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir Unduh
8 Analisis Spasial Fire Recurrence Di Sumatera Selatan untuk Mendukung Tata Kelola Kebakaran Hutan Dan Lahan Al Shida Natul, S.T., M.Eng Universitas Indo Global Mandiri Unduh
9 When Fire Shapes Food Production: A Geospatial Framework for Post-Fire Agricultural Vulnerability in South Sumatera Primayoga Harsana Setyaaji Universitas Sriwijaya Unduh

Informasi Pemapar Poster

Daftar pemapar poster, total 11 poster.

11 pemapar poster
No Judul Nama Pemakalah Tema Afiliasi Unduh Abstrak
1 Riset aksi pemberian bahan organik cocopeat dan arang sekam untuk meningkatkan produksi talas (Colocasia esculenta) pangan lokal di lahan gambut Andi Prahmono 1 Landscape Alliance Unduh
2 Multiaspek Pendukung Keberhasilan Kebun Dapur Cerdas Iklim di Lahan Asam Desa Muara Medak, Kabupaten Musi Banyuasin Asep Suryadi 1 Landscape Alliance Unduh
3 Penyuluhan GreenTechnologi Eks Tambang Timah liar dan Pemanfaatan Tanaman Buah untuk kelestarian Alam siswa siswi SMP 10 di kota Pangkalpinang Dr. Rosalita Agustini, S.IP., M.AP 1 UNIVERSITAS TERBUKA Unduh
4 Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris L.) terhadap Pemberian Pupuk Kotoran Ayam dan Eco Enzyme Ir. Susiana, M.P 1 Fakultas Pertanian, Universitas Sjakhyakirti Unduh
5 SETARA GENDER, Cegah Anak: Memperkuat Ketahanan Pangan Rumah Tangga Nina Damayati 2 Universitas PGRI Palembang Unduh
6 Valorisasi Eceng Gondok Sungai Musi sebagai Aditif Lumpur Pemboran Berbasis Ekonomi Sirkular Romi Ivanda 2 Politeknik Akamigas Palembang Unduh
7 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dan Efisiensi Pemasarannya di Kota Palembang Sumatera Selatan Usmaryanti, SP., M.Si 2 Universitas Sjakhyakirti Palembang Unduh
8 Film Komposit Nano-TiO2/Kitosan yang diperkaya dengan Ekstrak Buah Senggani sebagai Kemasan Pintar dan Aktif Agusriansyah Saputra 3 Universitas Sriwijaya Unduh
9 Beyond Sugar: Mengungkap Potensi Aren (Arenga pinnata) sebagai Pohon Pangan Masa Depan Indonesia Franklin Solano Sinaga 3 Institut Teknologi Sumatera Unduh
10 Dari Ekspansi menuju Optimalisasi: Strategi Pemanfaatan Lahan untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Sumatera Selatan Anugerah Yuliadi 4 Landscape Alliance Unduh
11 Model Integrasi Sistem Sapa Pangan, Data Desa Presisi, OVOP-One CEO di Kabupaten PALI KHAIRIMAN, S.Pt., M.Si 4 Dinas Ketahanan Pangan Kab. Penukal Abab Lematang Ilir Unduh

Siaran Pers

Keterangan resmi seputar penyelenggaraan Simpul Pangan Nusantara seri Sumatera Selatan.

Siaran Pers

Simpul Pangan Nusantara Himpun Pengetahuan Pangan Lokal Sumsel

Konferensi ilmiah sistem pangan berkelanjutan menghimpun 29 makalah dan 10 poster

Palembang, 28 Oktober 2026 — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sumatera Selatan, Universitas Sriwijaya, dan ICRAF Indonesia, yang kini memakai nama operasional Landscape Alliance, menggelar konferensi ilmiah Simpul Pangan Nusantara di Grand Atyasa Convention Center, Palembang, Rabu (28/10).

Sebanyak 29 makalah dan 10 poster ilmiah dipresentasikan dalam acara ini. Semuanya membahas berbagai cara membangun kemandirian pangan Sumatera Selatan, mulai dari kebun pekarangan rumah tangga hingga tata kelola lanskap gambut.

Acara dibuka oleh Kepala BRIDA Sumatera Selatan Regina Ariyanti. Wakil Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Prof. Susilawati dan Direktur Asia Landscape Alliance Dr. Sonya Dewi menyampaikan pidato ilmiah kunci.

Sesi makalah terbagi dalam empat tema paralel: inovasi tingkat tapak, agroforestri, dan pertanian cerdas iklim; kelembagaan, gender, inklusi sosial, dan ekonomi komunitas; diversifikasi konsumsi, sistem pangan lokal, dan resiliensi gizi komunitas; serta tata kelola lanskap, pemetaan spasial, dan resiliensi kebijakan.

“Tema hari ini, yang fokus pada inovasi tingkat tapak, agroforestri dan pertanian cerdas iklim, GEDSI, dan ekonomi komunitas, sangat selaras dengan visi pembangunan Sumatera Selatan,” kata Kepala Brida Sumsel dalam pidato pembukaannya.

Ia juga mengungkapkan harapan bahwa konferensi ini dapat membantu BRIDA merumuskan rekomendasi kebijakan pangan yang adaptif dan berbasis data untuk Sumatera Selatan.

Kedua pidato ilmiah kunci menekankan peran pangan lokal dalam menunjang sistem pangan berkelanjutan. Pangan lokal adalah pangan yang didapatkan dari sumber lokal serta dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Prof. Susilawati menjelaskan salah satu peran penting akademisi ialah mendokumentasikan praktik pangan lokal. “Tidak hanya mengidentifikasi dan mencatat, tetapi juga mengkaji, menguji, dan menyebarluaskan pengetahuan serta inovasi yang berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Adapun Dr. Sonya menyoroti peran hutan dalam menunjang sistem pangan berkelanjutan. “Hutan menyediakan manfaat pangan secara langsung maupun tidak langsung, serta jasa ekosistem untuk pertanian termasuk habitat bagi hewan penyerbuk,” ia menjelaskan.

Menurut Dr. Sonya, berkurangnya tutupan hutan dapat mendorong erosi pengetahuan tentang pangan lokal dan pergeseran pola pangan masyarakat ke pangan olahan atau pangan dengan rantai pasok yang panjang. Hal ini pada gilirannya meningkatkan kebutuhan lahan untuk produksi pangan, yang kemudian menambah tekanan pada hutan.

Ia menawarkan riset dan edukasi pangan lokal, agroforestri, serta integrasi kebijakan pangan dan lahan sebagai cara untuk memutus siklus tersebut.

Palembang menjadi lokasi seri ketiga sekaligus terakhir dari rangkaian regional Simpul Pangan Nusantara. Dua seri sebelumnya berlangsung di Kupang pada 16 September dan di Makassar pada 7 Oktober.

Secara keseluruhan, ketiga seri telah menghimpun 103 makalah dan 47 poster ilmiah. Makalah terpilih akan diterbitkan dalam prosiding ber-ISBN.

Direktur ICRAF Indonesia Andree Ekadinata mengatakan rangkaian Simpul Pangan Nusantara menunjukkan bahwa pengetahuan tentang pangan lokal dan ketangguhan iklim sudah ada di kampus, lembaga riset, dan kebun petani.

“Tugas kita sekarang adalah memastikan pengetahuan itu tidak berhenti di prosiding, tetapi sampai ke meja perencanaan daerah,” ujarnya.

Konferensi yang jatuh pada Hari Sumpah Pemuda ini juga memberi ruang bagi generasi muda. Dalam Semeja Makan, dialog multipihak yang dipandu Andree Ekadinata, mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya pemenang lomba esai duduk satu meja dengan perwakilan BRIDA Sumatera Selatan, dosen Universitas Sriwijaya, dan pegiat WikiPangan Sumatera Selatan.

Land4Lives mendukung ketahanan pangan dan gizi

Simpul Pangan Nusantara adalah bagian dari penutupan kegiatan proyek riset-aksi Land4Lives di Sumatera Selatan. Proyek ini didukung oleh Global Affairs Canada dan diimplementasikan oleh ICRAF Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, KPH Lalan Mendis, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sejak 2021.

Land4Lives bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan penghidupan masyarakat rentan, terutama perempuan, dalam menghadapi tantangan iklim. Di banyak wilayah di Indonesia, perubahan iklim berdampak pada pola curah hujan, mengakibatkan kemarau panjang dan banjir yang mengganggu kalender tanam dan menurunkan produktivitas pertanian.

Kegiatan Land4Lives di Sumatera Selatan berfokus pada pengelolaan bentang lahan, khususnya wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lalan Mendis dan Kesatuan Hidrologis Gambut Saleh Sugihan. Beriringan dengan itu, Land4Lives melakukan penguatan ketahanan pangan dan penghidupan petani di desa.

Lima tahun berjalan, Land4Lives mencatat bahwa ketahanan pangan rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan produksi. Stabilitas pendapatan, keterjangkauan harga pangan, akses pasar, dan kemampuan rumah tangga menghadapi guncangan juga ikut menentukan.

Di tingkat desa, Land4Lives mendampingi pembangunan 21 kebun pangan komunal dan 347 kebun pekarangan keluarga, yang ditopang dua rumah benih lokal. Sebanyak 589 warga, 82 persen di antaranya perempuan, mengikuti peningkatan kapasitas tentang pangan lokal, gizi, dan ketahanan iklim.

Edukasi gizi berbasis prinsip Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) serta Isi Piringku kini diintegrasikan ke dalam program Desa B2SA, yang dibiayai DAK nonfisik dan dijalankan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banyuasin. Pendekatan ini telah memperkuat tujuh kelompok tani di tujuh desa penerima program, dengan melibatkan lebih dari 300 fasilitator dan petani.

Di jenjang pendidikan, Land4Lives bersama Dinas Pendidikan Sumatera Selatan mengembangkan kurikulum muatan lokal “Pangan Lokal untuk Ketahanan Iklim” untuk SMA, SMK, dan SLB. Kurikulum ini disahkan melalui Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 822/KPTS/DISDIK/2025 dan telah disosialisasikan ke lebih dari 500 sekolah. Pengalaman ini turut menjadi rujukan dalam panduan kurikulum muatan lokal pangan lokal dan B2SA yang disusun Badan Pangan Nasional dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama ICRAF.

Sebagai pelengkap, komunitas WikiPangan Sumatera Selatan telah menulis lebih dari 250 artikel tentang bahan dan olahan pangan Sumatera Selatan sejak 2023. Artikel-artikel ini menjadi bagian dari 830 artikel di WikiPangan.id dan kini dimanfaatkan sebagai bahan ajar bagi guru muatan lokal.

Di tingkat provinsi, Land4Lives turut mengawal pengarusutamaan ketahanan iklim, ketahanan pangan, dan keadilan gender ke dalam RPJPD Sumatera Selatan 2025–2045 dan RPJMD Sumatera Selatan 2025–2029. Kedua dokumen tersebut antara lain memuat arah diversifikasi sistem pangan lokal yang tangguh iklim.

Rangkaian penutupan Land4Lives di Sumatera Selatan berlanjut dengan diseminasi hasil “Jejak Kolaborasi Land4Lives di Sumatera Selatan” di Kantor Bappeda Provinsi Sumatera Selatan pada 29 Oktober 2026.

###

Tentang Landscape Alliance

Landscape Alliance adalah nama operasional dari Center for International Forestry Research (CIFOR) dan International Centre for Research in Agroforestry (ICRAF). CIFOR dan ICRAF adalah organisasi internasional independen dan pusat riset CGIAR.

Tentang Land4Lives

Land4Lives (Sustainable Landscapes for Climate-Resilient Livelihoods in Indonesia) adalah proyek kerja sama untuk perubahan iklim antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC).

Proyek ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan, pengelolaan bentang lahan yang peka gender, dan penghidupan berketahanan iklim, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan, termasuk perempuan dan anak perempuan.

Land4Lives berjalan sejak Maret 2021 di tiga provinsi: Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur. Di Sumatera Selatan, Land4Lives bekerja di Kabupaten Banyuasin dan wilayah KPH Lalan Mendis bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, serta mitra lokal Konsorsium HaKI.

Kontak Media
Pijar Anugerah
Staf Komunikasi ICRAF Indonesia · p.anugerah@landscapealliance.org